Sukamon - Digimon

Minggu, 04 Oktober 2015

white lies



WHITE LIES
KADANG UNTUK MENDAPATKAN AKHIR YANG BAHAGIA HARUS ADA SEBUAH KEBOHONGAN KECIL.












  

Sabtu, 12 September 2015

Yah.. inilah akhir hidup kami. Terjebak di tengah dasar jurang. Tanpa makanan dan minuman. Biar kami ingat kembali. Apa yang telah terjadi pada kami?

****

ALVIN (16.00 WIB)
 "Jadi.. begini.. kemarin saya dengar, kamu mencari masalah lagi dengan kantor bank sebelah sekolah kita?'' 
Alvin menghindari tatapan bengis si kepsek. 
  "Mau jadi apa kamu? Pencuri? Hah? Atau kamu mau sok sok an jago membobol sistem keamanan di bank itu?? 

Sabtu, 29 Agustus 2015

 "Kita putus!" itulah kata yang keluar dari mulut Rehan, ketika menemui Eca, gadis manis yang telah ia pacari selama 2 bulan itu. Eca memandangnya dengan tatapan nanar. Matanya nampak berkaca-kaca.
 "Ko..kok gitu?"tanyanya lirih. Ia menatap mata Rehan dengan lekat, biasanya kalo Eca udah mulai menatapnya kayak begini, biasanya Rehan langsung KO dan lebih memilih meminta maaf.

Selasa, 18 Agustus 2015

KUTUKAN MANTAN

 "Vian!!" sebuah tamparan mendarat keras di pipi Vian.
Vian langsung terbelalak begitu mendapatkan tamparan yang begitu menyakitkan. "Apaan sih??"

Rabu, 24 Juni 2015


 Cinta itu anugrah.
Setidaknya itu yang Angel rasakan. Kebersamaannya dengan Irfan, membuatnya begitu bahagia. Apalagi pada saat Irfan menembaknya, itu adalah sebuah anugrah yang terindah baginya. Semua berjalan lancar, selama tiga tahun ini. Sampe akhirnya Irfan mengajak dirinya untuk bertemu dengan orangtua.
  "Em.. Fan, gue gak yakin... ortu lo suka sama gue.." seru Angel sebelum masuk ke rumah Irfan.
  "Gak papa.. gue yakin... lo bakal akrab kok sama mereka" kata Irfan menenangkan. Angel menghela napas sejenak. Setelah meyakinkan diri sendiri, ia pun langsung mengikuti Irfan masuk kedalam.